Sabtu, 30 November 2013

Mitologi Yunani kuno

"Mitos asal-usul" atau "mitos penciptaan" melambangkan usaha untuk menguraikan
alam semesta dan menjelaskan asal mula dunia supaya dapat dipahami oleh akal
manusia. Versi yang paling banyak diterima pada saat ini, meskipun merupakan
suatu kisah filosofis mengenai asal usul segala sesuatu, diceritakan oleh Hesiodos,
dalam karyanya Theogonia. Dia mulai dengan Khaos, suatu entitas yang tak
berbentuk dan msterius. Dari Khaos ini muncullah Gaia atau Gê (dewi bumi) serta
beberapa makhluk dewata primer lainnya, 


di antaranya adalah Eros (Cinta),
Tartaros (Perut bumi), Erebos (Kegelapan), dan Niks (Malam). Niks bercinta dengan
Erebos dan melahirkan Aither (Langit atas) dan Hemera (Siang). Tanpa pasangan
pria, Gaia melahirkan Uranus (dewa langit) dan Pontos (dewa laut). Uranus
kemudian menjadi suami Gaia. Dari hubungan mereka, terlahirlah para Titan
pertama, yang terdiri dari enam Titan pria, yaitu Koios, Krios, Kronos, Hiperion,
Iapetos, dan Okeanos, serta enam Titan wanita, yaitu Mnemosine, Foibe, Rea,
Theia, Themis, dand Tethis. Setelah Kronos lahir, Gaia dan Uranus memutuskan
bahwa tidak ada Titan lagi yang boleh lahir. Anak-anak Gaia dan Uranus yang lahir
kemudian adalah para Kiklops (raksasa bermata satu) dan Hekatonkheire (raksasa
bertangan seratus). Karena memiliki rupa yang mengerikan, para Kiklops dan
Hekatonkheire dikurung oleh Uranus. Gaia marah atas tindakan Uranus dan
mengajak para Titan untuk memberontak melawan Uranus. Kronos, anak Gaia yang
"paling cerdik, muda, dan mengerikan", melaksanakan perintah Gaia dan dia pun
memotong alat kelamin ayahnya sendiri. Setelah itu Kronos menjadi penguasa para
dewa dengan Rea, yang merupakan kakak sekaligus istrinya, sebagai pasangannya,
dan para Titan yang lain menjadi anak buahnya.
Kisah mengenai konflik antara ayah dan anak kembali terulang ketika Kronos
dikonfrontasi oleh putranya, Zeus. Ini bermula dari rasa takut ronos. Karena Kronos
telah mengkhianati ayahnya, dia takut bahwa keturunannya akan melakukan hal
yang sama. Jadi tiap kali Rea melahirkan, Kronos merebut bayinya dan menelannya.
Rea marah atas tindakan suaminya dan memutuskan untuk melakukan suatu
tipuan. Setelah melahirkan Zeus, Rea langsung menyembunyikannya dan
memberikan batu yang terbungkus kain pada Kronos, yang langsung saja
menelannya. Setelah dewasa, Zeus berhasil memperdaya Kronos untuk meminum
suatu ramuan yang mengakibatkan Kronos memuntahkan semua anak-anak yang
pernah ditelannya. Zeus lalu menyatakan perlawanan terhadap Kronos untuk
merebut kepemimpinan para dewa. Pada akhirnya, dengan bantuan para Kiklops
dan Hekatonkheire (yang dibebaskan oleh Zeus) serta melalui Titanomakhia
(perang Titan) selama sepuluh tahun, Zeus dan saudara-saudarinya memperoleh
kemenangan. Sementara itu Kronos dan para Titan pria, kecuali Atlas, dikurung di
Tartaros. Atlas sendiri memperoleh hukuman khusus, yakni dia mesti memikul
langit.
Zeus juga dihinggapi rasa kehawatiran yang sama, dan, setelah adanya ramalan
bahwa putra dari istri pertamanya, Metis, akan menjadi dewa yang lebih kuat dari
Zeus, maka Zeus pun menelan Metis. Ketika ditelan oleh Zeus, Metis sedang hamil.
Setelah menelan Metis, Zeus mengalami sakit kepala yang luar biasa. Kemudian
dari kepala Zeus terlahirlah dewi Athena yang sudah mengenakan baju perang
lengkap. "Kelahiran" dari Zeus ini digunakan sebagai alasan mengapa Zeus tidak
"digantikan" oleh dewa dari generasi selanjutnya, tetapi Zeus tetap tercatat
sebagai asal-mula munculnya Athena. Ada kemungkinan bahwa ketika kisah ini
muncul, perubahan kultural sudah berlangsung dan menyerap kultus lokal yang
sudah berjalan lama mengenai pemujaan dewi Athena di kota Athena. Pemujaan itu
kemudian berubah menjadi pantheon dewa-dewa Olimpus, dan proses
perubahnnya sendiri terjadi tanpa konflik.
Orang Yunani yang memikirkan mengenai sajak menganggap bahwa theogonia
(cerita kelahiran para dewa) sebagai genre puitis prototipe-mythos
prototipikal—dan menghubungkan banyak kekuasaan di dalamnya. Orfeus, seorang
penyair arketipal, juga merupakan seorang penyanyi arketipal theogonia. Dalam
Argonautika buatan Apollonios, dikisahkan bahwa Orfeus menggunakan sajak-sajak
theogonia untuk menenangkan lautan dan badai, juga untuk menggerakkan hati
keras milik para dewa dunia bawah dalam perjalanannya ke dunia bawah. Dalam
Himne Homeros untuk Hermes, ketika Hermes menciptakan lira, hal yang pertama
kali dia lakukan adalah bernyanyi tentang kelahiran para dewa. Theogonia buatan
Hesiodos bukan hanya naskah yang masih bertahan yang menceritakan mengenai
para dewa, namun juga naskah terlengkap yang masih ada yang menggambarkan
fungsi penyair arkais. Theogonia sendiri diawali dengan doa pembuka yang
ditujukan untuk para Mousai. Cerita theogonia merupakan subjek dari banyak sajak
yang hilang, termasuk sajak-sajak yang dipercaya ditulis oleh Orfeus, Mousaios,
Epimenides, Abaris, dan para peramal legendaris lainnya. Kisah-kisah tentang
theogonia diyakini pernah digunakan dalam ritual penyucian pribadi dan ritus-ritus
misteri. Ada indikasi bahwa Plato tidak asing dengan beberapa versi theogonia
Orfik. Namun, informasi mengenai kepercayaan dan ritus keagamaan memang
sedikit, selain itu ciri-ciri budaya tersebut tidak akan dibeberkan secaa terbuka oleh
para anggotanya ketika kepercayaannya sedang dilakukan. Setelah banyak
kepercayaan religius yang menghilang, hanya sedikit orang yang masih mengetahui
ritual dan ritusnya. Akan tetapi, kiasan dari rtus-ritus tersebut kadang muncul pada
aspek-aspek yang cukup umum.
Penggambaran yang ada pada tembikar dan karya seni keagamaan, ditafsirkan,
dan lebih mungkin disalahartikan dalam beragam mitos dan kisah. Beberapa bagian
dari karya-karya ini masih ada dalam bentuk kutipan-kutipan oleh para filsuf
Neoplatonis dan baru-baru ini terungkap melalui potongan-potongan papirus. Salah
satu adalah Papirus Derveni, yang kini membuktikan bahwa setidaknya pada abad
page 2 / 3
kelima SM ada sebuah sajak theogonia-kosmogoni buatan Orfeus. Sajak tersebut
berusaha mengalahkan Theogonia buatan Hesiodos. Dalam sajak tersebut, silsilah
para dewanya dapat ditarik kembali sampai kepada Niks (dewi malam) sebagai
perempuan permulaan utama yang muncul sebelum Uranus, Kronos, dan Zeus.
Disebutkan pula bahwa Malam dan Kegelapan dapat menjadi setara dengan Khaos.
Para kosmolog filsafat dari masa awal banyak yang bereaksi, atau kadang
membangun pandangan di atas konsepsi mitos terkenal yang sudah ada di dunia
Yunani untuk beberapa waktu tertentu. Beberapa dari konsepsi yang terkenal ini
dapat dilihat dari sajak-sajak Homeros dan Hesiodos. Dalam karya-karya Homeros,
Bumi adalah piringan datar yang terapung di samudra luas yang disebut Okeanos
dan di bagian atasnya ada langit hemisferikal yang diisi oleh mathari, bulan, dan
bintang. Matahari (Helios) mengarungi langit dengan kereta perangnya pada siang
hari dan berlayar di Bumi dengan mangkuk emas pada malam hari. Matahari, bumi,
langit, sungai dan angin dapat dialamatkan ketika berdoa dan dipanggil untuk
mengawasi sumpah. Celah alami yang ada di bumi secara terkenal dianggap
sebagai jalan masuk ke dunia bawah, yang merupakan tempat berdiamnya para
arwah, yang dipimpin oleh dewa Hades. Sementara itu, pengaruh dari kebudayaan
lainnya yang masuk ke Yunani juga selalu menghadirkan tema-tema baru.

1.      Zeus
Dalam mitologi, Zeus adalah Dewa Pemimpin yang bertahta di Olympus. Ia menikah dengan adik perempuannya, Hera yang menjadi Dewi Penikahan. Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua saudaranya, Poseidon yang menjadi Dewa Penguasa Lautan, dan Hades yang menjadi Dewa Penguasa Alam Kematian.

2.      Hera
Dikenal sebagai istri dan saudara perempuan dari Zeus. Hera adalah dewi pernikahan. Ia digambarkan sebagai dewi yang penuh keagungan dan penuh hikmat. Sering ditahtakan dan dimahkotai dengan polos (mahkota berbentuk silinder tinggi), yang hanya dikenakan oleh beberapa dewi-dewi besar.

3.      Ares
Ares merupakan dewa perang dalam mitologi Yunani. Dalam mitologi Romawi ia dikenal dengan nama dewa Mars. Ia memiliki 2 pengawal, yaitu Phobos dan Deimos. Nama Mars menjadi salah satu planet yang dekat bumi dan memiliki 2 bulan, yang dinamai sesuai nama pengawalnya, Phobos dan Deimos. Nama bulan Maret merupakan persembahan baginya.

4.      Hephaestus
Dikenal dengan nama Vulkan dalam mitologi Romawi. Ia adalah putra pertama dewa Zeus dengan dewi Hera. Ia adalah dewa api, tukang kayu, penempa besi dan pengrajin senjata. Hefestus disembah di semua pusat industri dan manufaktur di Yunani terutama di Kota Athena. Walaupun bengkelnya terletak di pulau Lemnos, Hefestus dikaitkan dengan Gunung Etna oleh orang Sisilia.

5.      Dionysus
satu-satunya dewa yang memiliki orang tua manusia adalah Dionysus. Anugerah ajaibnya, air suling buah anggur adalah pembawa kegembiraan maupun penyebab kegilaan. Ciptaannya yang memabukkan itu bisa membuat heboh peminumnya dan juga menyulut kekacauan akibat mabuk. Pada masa kuno, pemujanya berkumpul di hutan dan menari untuk menghormatinya dan minum hingga mabuk. Prajurit Troya ingin terbebas dari kegelisahan dengan ramuan mujarabnya. Sungguh, itulah kenyataannya sepanjang zaman sampai saat ini.

6.      Demeter
Demeter, Dewi Pertanian dan Kesuburan dianggap yang pertama mengajar manusia menggarap tanah dan memanen. Diberkahi kuasa mendatangkan kemakmuran dan kelaparan bagi manusia. Dikisahkan ia mempunyai kemampuan mengontrol musim dan merubah permukaan alam. Kini, lahan pertanian tumbuh subur diatas tanah dimana dipercaya perang Troya terjadi. Mungkin bukti kekuasaan Demeter untuk melahirkan kehidupan baru bahkan di bekas daerah perang legendaris dimana terjadinya pertempuran yang gagah berani.

7.      Poseidon
Dikenal sebagai dewa penguasa laut. Poseidon memiliki senjata berupa triden yang bisa menyebabkan banjir dan gempa bumi. Poseidon juga memiliki kendaraan yang ditarik oleh Hippopocamus (makhluk setengah kuda setengah ikan). Poseidon beristrikan Amphitrite dan memiliki anak bernama Triton. Poseidon juga adalah dewa yang menciptakan kuda dalam upayanya merayu Demeter.

8.      Hermes
salah satu dewa dalam mitologi Yunani yang dianggap sebagai dewa keberuntungan, dewa pelindung bagi kaum pedagang, dan juga dewa pengirim berita. Dalam mitologi Romawi, ia disebut juga sebagai Mercurius. Hermes adalah anak Zeus dan Maia. Ciri fisiknya adalah tubuh yang mungil yang selalu mengenakan topi bersayap dan juga sandal bersayap. Ia sangat cepat dalam berkata-kata dan juga berlari. Hermes menjabat sebagai pembawa pesan Zeus dan pemandu bagi roh yang menuju neraka. Hermes memiliki tongkat yang disebut Caduceus. Ia merupakan dewa penolong bagi Odiseus ketika terjebak pada sebuah pulau. Dari hubungannya dengan Aphrodite, Hermes memiliki anak bernama Hermaphrodite.

9.      Athena
Athena, dewi kerajinan tangan, keterampilan rumah tangga dan perang. Sebagai dewi perang, ia membanggakan kepandaiannya yang luar biasa. Menurut legenda, ia muncul dalam keadaan dewasa lengkap dengan baju baja. Dari semua anaknya, Zeus memilih Athena sebagai pembawa tameng dan halilintar. Musuh yang dhsyat bagi Troya, ia berperang di pihak prajurit Yunani dan dikisahkan ia berduka atas kematian Achilles. Tapi saat Troya jatuh dan Yunani mencemari kuilnya, ia menuntut balas. Dia meminta Poseidon menurunkan badai yang mengacaukan pulangnya kapal-kapal Yunani. Penuh keberanian di medan perang, ia juga paham nilai utama perdamaian dan dikenal sebagai pelindung dan keterampilan dalam rumah tangga. Tak seperti lainnya yang lebih suka menyebut alam sebagai rumahnya, Athena sangat menyukai kota. Kota favoritnya adalah Athena, seperti namanya, dan dimana kuilnya, Parthenon, masih berdiri sebagai salah satu keajaiban dunia.

10.  Artemis
Artemis, Dewi berburu. Sama liarnya dengan alam itu sendiri. Merupakan dewi suci bagi pemburu dan pelindung kaum muda yang dengan tenang mengatur tempat-tempat bumi yang liar. Saudari kembar Apollo ini trampil dalam memanah melebihi semua dewa di Gunung Olympia. Ia selalu membawa busur perak dan anak panahnya. Ia memihak Troya saat perang berlangsung. Ia turunkan angin utara yang dahsyat yang menghambat mereka untuk berlayar ke Troya. Kini peninggalan Artemis terlihat pada wanita yang menentang tradisi dan menjalani hidup yang lebih individual dan bebas. Secara samar diceritakan, bahwa ia masih berdiam di hutan.

11.  Apollo
Dia adalah Dewa cahaya, musik, pemanah, pengobatan, matahari dan penyair dalam Mitologi Yunani dan mitologi Romawi. Ia merupakan anak dari Zeus dan Leto dan saudara kembar Artemis. Orakelnya di Delphi sangat terkenal. Banyak orang dari seluruh Yunani yang mengunjungi orakelnya untuk mencari tahu mengenai masa depan mereka. Ia mempunyai busur yang terbuat dari emas. Pohon Laurel, burung gagak dan hewan lumba-lumba dikeramatkan untuknya.
12.  Aphrodite
Dewi Cinta dan Kecantikan dalam mitologi Yunani. Dalam legenda Romawi disebut sebagai Venus. Ada dua legenda berbeda mengenai kelahiran Aphrodite. Legenda pertama menyebutkan Aphrodite adalah putri dari Zeus dan Dione. Tetapi legenda ini kurang populer. Legenda kedua menyebutkan bahwa Aphrodite lahir dari alat kelamin Uranus sang Titan yang dikebiri oleh Cronus.
13.  Hades
Hades adalah dewa dunia bawah dalam Mitologi Yunani. Hades merupakan putra tertua dari Kronus dan Rhea. Dia bersama saudara-saudaranya mengalahkan para Titan dan mengambil alih kekuasaan atas dunia. Zeus, Poseidon dan Hades melakukan undian untuk menentukan tempat kekuasaan dan Hades mendapat dunia bawah. Karena asosiasinya dengan dunia bawah, Hades sering dianggap sebagai dewa kematian meskipun bukan. Hades juga terkadang disebut sebagai dunia bawah itu sendiri.

Sumber : http://praz93.student.umm.ac.id/2011/07/28/mitologi-yunani-kuno/
Copyright praz93 KOKO9993@webmail.umm.ac.id
source of:www.wikipedia.org



0 komentar:

Posting Komentar

 
;